Rumahbangun.com Media Berbagi Tips desain dan bangun rumah

bangun rumah Spesifikasi bangunan rumah di perumahan

Jika kita hendak membeli rumah di perumahan atau bisa juga sebagai penjual rumah maka dalam melakukan transaksi jual beli ada suatu penjelasan yang perlu diberitahukan secara detail yaitu spesifikasi bangunan rumah di perumahan. kenapa harus menjelaskanya dengan rinci? karena sebagai konsumen tentu menginginkan barang yang dibelinya jelas atau istilah tenarnya tidak membeli kucing didalam karung, hal ini merupakan syarat sah jual beli. meskipun penjelasan mengenai spesifikasi bangunan dibuat sejelas mungkin namun perlu menggunakan bahasa yang padat dan jelas sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk membaca dan memahaminya. disini kita buatkan sebuah contoh.

 

Spesifikasi bangunan rumah di perumahan

  • Ukuran tanah p x l dengan luas tanah : m2
  • Ukuran rumah p x l dengan luas bangunan : m2
  • Pondasi : pasangan batu kali
  • Struktur rumah : konstruksi beton bertulang.
  • Dinding : pasangan batu bata plester, finish aci dan cat.
  • Lantai rumah : keramik 40 x 40
  • Lantai kamar mandi : keramik 20 x 20
  • Dinding kamar mandi : keramik 20 x 25
  • Bak kamar mandi : pasangan batu bata finish keramik.
  • Closet jongkok
  • Atap : rangka atap baja ringan dengan penutup genteng beton di cat.
  • Pintu & jendela : kusen kayu, daun pintu double triplek, kaca tebal 6 mm.
  • Kabel listrik : standar SNI.
  • Sumber Air : Sumur bor & PAM.
  • PLN 1300 V

 

Daftar spesifikasi bangunan tersebut bisa bertambah maupun berkurang menyesuaikan kondisi rumah yang dijual misalnya dilihat dari segi harga, masa ketahanan rumah, dan kebijakan masing-masing developer sebagai pengusaha dibidang pengembangan perumahan. Ada berbagai macam tipe pembeli dalam melihat spesifikasi bangunan rumah ini, misalnya

  1. Lebih mementingkan lokasi tanah, masalah spesifikasi rumah tidak masalah karena nantinya dibongkar lalu dibangun baru.
  2. Spesifikasi bangunan sangat penting karena rumah tersebut akan langsung ditempati dalam waktu lama dan seminimal mungkin tidak melakukan renovasi.
  3. Tidak tahu dan enggan memperhatikan spesifikasi bangunan, namun bisa jadi justru timbul rasa kecewa setelah membeli.

Selalu ada sisi positif dan negatif dalam setiap hal, begitu juga dalam bidang spesifikasi rumah di perumahan ini, selamat memilih dan mendapatkan rumah idaman terbaik :-)

  1. Rumah bekas Kuburan
  2. Cara mudah punya rumah
  3. Cara mencari rumah harga murah
  4. Harga jual beli rumah di jakarta melambung tinggi
  5. Contoh berita acara serah terima jual beli rumah
  6. Cara membeli rumah tanpa uang
  7. Ciri ciri rumah dengan harga jual mahal
  8. Cara mengiklankan rumah dijual di internet
  9. Cara membeli rumah KPR tanpa DP uang muka
  10. Rumah ini dijual atau dikontrakan
  11. Daftar website jual beli rumah dan properti di Indonesia
  12. Cara menjual rumah di internet
  13. Tips Mendapatkan Rumah Idaman Sederhana
  14. Biaya rumah kos per bulan di Jakarta
  15. Cara membeli rumah dilelang dalam pengawasan BANK
  16. harga rumah tipe 21 36 45 di perumahan
  17. Membeli rumah adalah membeli lingkungan
  18. membeli rumah di perumahan
  19. Harga rumah tipe 36 di perumahan

Komentari

*
*