Rumahbangun.com Media Berbagi Tips desain dan bangun rumah

bangun rumah Membangun rumah bertahap

Membangun rumah bertahap tentu mempunyai alasan yang bermacam-macam, beberapa hal yang mungkin menjadi sebab untuk memutuskan membangun rumah bertahap antara lain:

  • Menyesuaikan anggaran biaya membangun rumah yang disediakan.
  • Mengantisipasi kebutuhan ruangan dikemudian hari , misalnya penambahan kamar anak kalau sudah dewasa nantinya.
  • Perubahan model rumah dikemudian hari menyesuaikan trend rumah pada saat pembangunan rumah tahap berikutnya berlangsung.
  • Mengantisipasi kebosanan rumah dikemudian hari untuk mencari suasana baru dengan membangun rumah ulang.
  • Keperluan ruangan sebagai tempat kerja atau ruang usaha dikemudian hari sehingga direncanakan untuk membangun rumah bertahap.

 

Tips membangun rumah bertahap

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membangun rumah bertahap

  • Perencaan pondasi rumah harus berdasarkan rumah tahap berikutnya, boleh jadi pondasi yang dibuat dalam membangun rumah tahap pertama terlalu besar atau terlalu boros, namun hal itu merupakan simpanan dikemudian hari agar pondasi rumah mampu menahan beban bangunan ketika selesai membangun rumah bertahap.
  • Jika merencanakan membangun rumah tumbuh atau dua lantai maka sebaiknya atap rumah pada pembangunan rumah tahap pertama langsung menggunakan atap plat beton bertulang dengan tebal minimal 12 cm yang nantinya akan berubah sebagi plat lantai ketika rumah sudah ditingkat.
  • Siapkan void atau lobang atap pada plat beton bertulang sebagai tempat struktur tangga dengan melakukan hal ini maka pekerjaan bobok beton dikemudian hari dapat dihindari, dan diharapkan hal yang sudah disiapkan sebelumnya dapat berguna dalam membangun rumah bertahap.
  • Meskipun belum dibangun sebaiknya rencanakan bagaimana bentuk, ukuran dan letak tangga nantinya yang akan menjadi akses dari lantai bawah ke lantai diatasnya.
  • Rencanakan model rumah yang dibangun pada tahap pertama merupakan satu kesatuan arsitektur dengan kelanjutan rumah yang akan dibangun pada tahap kedua.
  • Penggunaan keramik yang akan disamakan untuk semua ruangan rumah sebaiknya memilih jenis keramik yang banyak ditemukan dipasaran, karena bisa jadi keramik yang sama dengan rumah kita sudah tidak ada yang menjual ketika kita sedang membangun rumah bertahap berikutnya.
  • Buat rencana design rumah dalam bentuk gambar rumah untuk kondisi rumah rencana tahap 2 nantinya sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk membangun rumah yang pertama.

Selain tips membangun rumah bertahap, berbagai hal-hal lain yang berguna dalam membangun rumah bertahap dapat digunakan sehingga tercipta sebuah rumah idaman dengan biaya murah dan kualitas terbaik.

  1. Bangun rumah di jakarta
  2. Memangkas Pengeluaran Saat Bangun Rumah
  3. Tips Bangun Rumah Hemat Biaya
  4. Kontraktor bangun rumah di semarang
  5. Membangun rumah sejuk dan nyaman
  6. Bangun rumah di kota
  7. Harga Bangun Rumah
  8. Tips Dalam Memilih Jasa Bangun Rumah
  9. Bangun rumah dengan budget terbatas
  10. kontraktor bangunan di jakarta dan semarang
  11. Bangun rumah dan design rumah
  12. Blog bangunan dan arsitektur di Indonesia
  13. Tips Hemat Membangun Rumah
  14. Website bangun rumah
  15. cara membangun rumah murah
  16. Tips Membangun Rumah Secara Efisien
  17. Tips Membangun Rumah dengan Biaya Hemat
  18. Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Membangun Rumah
  19. Desain rumah terbaik di Indonesia

2 Komentar

  • nugrogo says:

    bagus bagus pak infonya, saya akan coba buat rumah 2 kamar denga luas tanah 120 dan luas bangunan 40m saja, kecil keciln saja, wlaupun lima bulan jadinya saya gak maslah, asalkan saya punya rumah, dan saya akan bangun seminggu kerja 3 minggu berhenti, begitu seterusnya, bisakan itu terwujud ?
    kalau perlu saya akan beli kayu kayunya yg biasa saja, saya anggarkan 45 juta saja utuntuk rumah itu.sebab saya pekerjaanya sopir truk.
    wassalam……nugroho….karangasem bali

    [Reply]

  • Bagus sekali tips membangun rumah 2 lantai bertahap, memang biaya akan lebih besar pada bangunan tahap 1 sebab ada tambahan biaya struktur + atap lantai beton. Mungkin untuk pengadaan keramik lebih baik direncanakan sekaligus untuk lantai 2 dan nantinya disimpan di atap lantai beton (diamankan tertutup), sebab benar sekali motif keramik yang sama tidak akan didapat jika sudah lebih dari 1 tahun.

    [Reply]

Komentari

*
*