cara mengatasi dinding retak
Bagaimanakah cara terbaik untuk mengatasi dinding retak mari kita bahas disini, Dinding retak merupakan sebuah masalah yang sering terjadi pada sebuah rumah yang tentunya sangat mengganggu baik dari segi keindahan, keamanan seperti kekhawatiran akan kerobohan bangunan, kenapa dinding bata tersebut bisa retak ?
Berikut ini beberapa penyebab dinding retak
Struktur bangunan (kolom, balok, pelat, pondasi ) tidak kuat
Struktur bangunan yang tidak dalam mendukung beban rumah menyebabkan pasangan dinding bata ikut menanggung beban yang terjadi, pasangan batu bata yang seharusnya hanya berfungsi sebagai penyekat ruangan harus membantu struktur bangunan yang ada dalam mempertahankan kestabilan rumah, hal inilah yang menyebabkan dinding bata menjadi retak karena bekerja diluar kemampuanya dan akibat yang paling fatal adalah keruntuhan bangunan.
Penggunaan campuran pasangan batu bata yang tidak benar
Misalnya penggunaan semen dibawah standar kebutuhan, penggunaan air yang tidak memenuhi persyaratan, penggunaan pasir yang banyak mengandung lumpur atau dengan kadar zat organik tinggi. Perbandingan campuran material pasangan batu bata yang tidak benar dapat menyebabkan pasangan bata menjadi keropos, retak bahkan terjadi keruntuhan bangunan.
Adanya beban tambahan pada bangunan
beban tambahan disini berarti beban yang diberikan pada sebuah struktur rumah melebihi batas perencanaan awal, misalnya rumah yang tadinya direncanakan 1 lantai kemudian ditingkat menjadi 2 lantai tanpa adanya perkuatan struktur,adanya bencana alam seperti gempa, tanah longsor, angin besar, banjir dan sejenisnya. beban-beban tambahan yang tidak dapat didukung oleh struktur tersebut dapat menyebebkan rusaknya pasangan batu bata.
Proses pengeringan plesteran atau acian yang terlalu cepat
proses pengeringan yang terlalu cepat dapat menimbulkan retak-retak pada dinding bata, upaya pencegahanya dengan melakukan penyiraman pada dinding yang diplester atau diaci setelah selesai pekerjaan berlangsung.
Bagaimana cara mengatasi dinding retak ?
- Selidiki terlebih dahulu penyebab keretakan dinding bata.
- jika penyebabnya adalah tidak kuatnya struktur, maka cara mengatasinya adalah dengan memberi perkuatan terlebih dahulu pada struktur rumah tersebut kemudian baru memperbaiki.
- jika penyebabnya adalah penggunaan material yang tidak benar, maka solusi terbaik adalah mengganti dinding tersebut dengan pasangan yang baru dengan kualitas material yang baik, karena perbaikan pada suatu titik dapat berhasil namun pada titik lainya kemungkinan juga timbul masalah baru.
- Jika penyebabnya adalah retak biasa, maka cara memperbaikinya adalah dengan terlebih dahulu membobok dinding yang retak, kemudian menambalnya dengan campuran meterial yang baik, plesteran, acian, kemudian di finish sesuai sisi dinding sekitarnya.
Dan hal yang terbaik tentunya pencegahan lebih baik dari pada mengobati, upaya pencegahan dinding retak dimulai dari perencanaan struktur yang baik, pelaksanaan yang baik serta perawatan yang baik pula


pembahasan yang luar biasa jadi nambah pengetahuan.,., tolong donk pembahasan tentang metode cremonanya??? heheh
[Reply]
jika penyebabnya adalah tidak kuatnya
struktur, maka cara mengatasinya
adalah dengan memberi perkuatan
terlebih dahulu pada struktur rumah, ini berarti apa harus mengganti pondasi, lalu cara mengganti pondaainya gimana pak?..
[Reply]
kalau penyebabnya pada struktur rumah (pondasi) ya di robohkan rumahnya terus di bangun lagi dari awal pak…
[Reply]
YA ENGGA JUGA HARUS DI ROBOHKAN BAIKNYA PADA SUDUT 2 TERTENTU (YG RETAK DI SUNTIK SAJA DGN PONDASI / COLOM BARU
[Reply]
rumah sya sering skali terjadi retakan yang besar ,, karena tanahnya gerak seperti tanah yang jika terkena air dia menyusut and jika terkena panas akan retak itu struktur tanahnya ,,, bagaimana cara mengatasinnya ,,,,,
[Reply]