Rumahbangun.com Media Berbagi Tips desain dan bangun rumah

bangun rumah Arti skala 1 : 100 pada gambar desain bangunan

Saat melihat sebuah gambar bangunan kita akan membaca sebuah keterangan yang memberitahukan adanya skala pada gambar bangunan atau gambar rumah tersebut seperti skala 1:100 pada gambar denah rumah, lalu sebenarnya apa arti skala gambar bangunan tersebut? semoga uraian berikut dapat berguna bagi yang sedang mencari arti sebuah skala :-)

Gambar rumah adalah gambar teknik yang dibuat dengan ukuran sesuai dengan bentuk bangunan sesungguhnya bedanya adalah terjadi pengecilan menyesuaikan ukuran kertas yang digunakan sebagai media menggambar rumah, atau pembesaran untuk memperlihatkan detail-detail bangunan kecil yang rumit, nah untuk memperbesar dan memperkecil inilah kita memerlukan sebuah pedoman skala, dengan menetapkan sebuah skala yang dipakai maka satu kesatuan gambar mengikuti aturan skala tersebut.

Berikut ini contoh gambar denah rumah yang mempunyai skala 1:100

denah-rumah-2-lantai

Arti skala 1:100 adalah setiap 1 cm yang tergambar mewakili 100 cm pada ukuran bangunan sesungguhnya, misalnya dinding ruang tamu selebar 1 m = 100cm maka dalam gambar 1:100 ukuranya adalah 1 cm.

Selain itu juga ada berbagai macam ukuran skala yang sering digunakan pada gambar bangunan menyesuaikan ukuran kertas dan besarnya bangunan yang akan di desain, berikut ini macam-macam skala dan penggunaan jenis gambar pemakainya”

Skala 1 : 100
Artinya setiap 1 cm mewakili 100 cm digunakan pada gambar denah rumah, tampak depan atau samping rumah, denah atap, denah pola lantai, denah pondasi, gambar shop drawing pelaksanaan dll.

Skala 1 : 1000
Sering digunakan untuk menggambarkan obyek yang besar seperti peta kontur tanah, gedung bertingkat tinggi dll.

Skala 1:20
Digunakan pada gambar detail bangunan seperti gambar detail pondasi, detail pintu dan jendela, detail sanitair dll.

Skala 1:5
Digunakan untuk gambar yang membutuhkan detail lebih teliti seperti sambungan besi struktur, detail furniture, detail instalasi listrik dll.

Selain itu juga ada skala 1:1, 1:2, 1:4, 1:5, 1:10,1:15,1:20, 1:25, 1:30, 1: 40 , 1: 50, 1:60, 1: 80, 1:100, 1:200 dst.

Ukuran skala tersebut akan sangat diperhitungkan ketika kegiatan menggambar teknik bangunan menggunakan cara` manual dengan cara menghitung dengan bantuan kalkulator untuk setiap panjang bangunan yang akan digambarkan, sedangkan menggambar dengan software autocad bisa langsung dengan skala 1:1 tanpa menghitung terlebih dahulu kemudia jika ingin menjadikanya dengan skala tertentu maka dapat diatur pada saat proses cetak kertas saja.

  1. Rumah Artis Indonesia
  2. Desain Bangunan Rumah Kantor Modern
  3. Memanfaatkan Jasa Desain Rumah Untuk Menciptakan Rumah Idaman
  4. memilih rumah yang baik
  5. Cara Pintar Menyiasati Model Rumah Mini
  6. Desain rumah 1 lantai
  7. Tips Desain Rumah Tipe 36
  8. Tips Desain Teras Rumah
  9. Memilih desain pagar rumah terbaik
  10. Biaya desain rumah per m2 bangunan
  11. Tampak Rumah Minimalis
  12. Tips Desain Rumah Tipe 21
  13. Cara menghemat listrik di rumah
  14. Perbandingan arah hadap rumah timur selatan barat utara
  15. Rumah Hantu Indonesia
  16. membuat desain rumah dengan autocad
  17. Contoh Desain Kamar Pengantin
  18. Menghemat Ruang pada Denah Rumah Minimalis
  19. Syarat Rumah Sehat : Syarat rumah yang baik

10 Komentar

  • Waskita Aji says:

    Terima kasih sekali untuk tulisan2nya..karna sangat membantu sekali bagi saya pemula yang sedang belajar sgala macam ilmu bangun membangun..skali terima kasih..semoga sukses selalu..

    [Reply]

    medy thunder Reply:

    tulisannya sangat membantu,cuma aku mau tanya,apakah skala 1:1oo cara kerjanya sama dengan skala1:2o.karena skala etrsebut kegunaanya berbeda beda,contoh skala 1:1oo gunanya untk pada gambar dena rumah,tampak depan dll,sedangkan skala 1:2o gunanya pada gambar detail bangunan,tolong bantu mas…

    [Reply]

  • putra says:

    (y) ♥·♡τнäñκчöü(y) ·♡·°
    Tulisannya cukup membantu,cuma aku mau tanya untuk skala kecil Чğ misalnya 1:20 itu cara hitungnya gmn masbro?

    [Reply]

  • desi says:

    bagus skali caranya, tapi saya mau nanya. contoh
    soal:
    jarak kota A-B adalah 4 cm jika peta tersebut berskala 1:100.000 maka jarak yang sebenarnya ntu berapa???

    [Reply]

  • imanuel says:

    Tks banyak unutk tulisannya. sangat membantu sekali bagi aku yang baru belajar bangunan teknik Sipil. Sukses selalu buat anda

    [Reply]

  • Rusdie_354 says:

    soal:
    jarak kota A-B adalah 4 cm jika peta tersebut berskala 1:100.000 maka jarak yang sebenarnya ntu berapa???

    jawab :

    1:100 = 1 mewakili 100 cm, 100 cm = 1 m
    maka :
    1: 100.000 = 1 mewakili 100.000cm, 100.000 cm = 1000 m = 1 Km
    karena jarak kota A-B adalah 4 cm, maka jarak sebenarnya adalah 4 Km

    Mungkin ada pendapat lain, dipersilahkan

    Salam

    Terimakasih.

    [Reply]

  • Rusdie_354 says:

    soal:
    jarak kota A-B adalah 4 cm jika peta tersebut berskala 1:100.000 maka jarak yang sebenarnya ntu berapa???

    jawab :

    1:100 = 1 mewakili 100 cm, 100 cm = 1 m
    maka :
    1: 100.000 = 1 mewakili 100.000cm, 100.000 cm = 1000 m = 1 Km
    karena jarak kota A-B adalah 4 cm, maka jarak sebenarnya adalah 4 x 1 Km = 4 Km

    Mungkin ada pendapat lain, dipersilahkan

    Salam

    Terimakasih.

    [Reply]

  • chaaL says:

    ajarie dunk…

    [Reply]

  • mau nanya mas, kalau digambar terdapat keterangan 300 panjangnya, skalanya 1 : 400 apa benar panjang sebenarnya 300 x 400 = 120000 cm? mhn penjelasannya.

    [Reply]

  • Thanks atas informasinya, infonya sangat membantu.

    [Reply]

Komentari

*
*
0+9= (Plus)*